faktor-faktor kohesivitas kelompok

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan kohesivitas:

  1. Kesamaan nilai dan tujuan.
  2. Keberhasilan dalam mencapai tujuan.
  3. Status kelompok.
  4. Penyelesaian akan perbedaan.
  5. Kecocokan terhadap norma-norma.
  6. Daya tarik pribadi.
  7. Persaingan antar kelompok.
  8. Pengakuan dan penghargaan.
  9. Pengalaman yang tidak menyenangkan dengan kelompok.

Faktor-faktor yang dapat menurunkan tingkat kohesivita:

  1. Ketidaksamaan tentang tujuan.

Ketidaksamaan pandangan tentang tujuan dari para anggota kelompok dapat menimbulkan adanya konflik. Bila konflik ini tidak dapat dikendalikan dapat menyebabkan adanya penurunan tingkat kepaduan.

  1. Besarnya anggota kelompok.

Sejalan dengan bertambah besarnya kelompok, maka frekuensi interaksi di antara anggota kelompok akan menurun. Dengan demikian dapat menurunkan tingkat kepaduan.

  1. Persaingan intern antar anggota kelompok.

Persaingan antar anggota akan menyebabkan konflik adan akan menimbulkan perpecahan.

  1. Dominasi.

Jika satu atau lebih anggota kelompok mendominasi kelompok atau karena sifat kepribadian tertentu yang cenderung tidak senang berinteraksi dengan anggota kelompok maka kepaduan atau kohesivitas tidak akan berkembang. Prilaku seperti itu akan menimbulkan terjadinya klik-klikdalam kelompok yang dapat menurunkan tingkat kepaduan.

 

 

This entry was posted in kohesivitas. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s