Model kekuasaan menurut French dan Roven

1)     Coersive Power (Kekuasaan Paksaan)

Merupakan benttuk kekuasaan yang sifatnya memaksa kehendak terhadap orang lain, sehingga orang tersebut melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak diinginkannya.

2)     Intensive Power (Kekuasaan Imbalan)

Merupakan model Kekuasaan dimana memita orag lain melakukan apa yang kita kehendaki dengan adanya imbalan sebagai jasa yang telah dilakukan orang tersebut.

3)     Legitimative Power (Kekuasaan sah)

Merupakan model kekuasaan yang terjadi akibat seseorang mempuya suatu kedudukan atau posisi yang tinggi, sehingga membuat orang lain mengubah perilakunya dan mengikuti perintahnya.

4)     Expert Power (Kekuasaan Pakar)

Proses terjadiya mempengaruhi perilaku dengan kekuasaan pakar ini, karena sesorang atau organisasi mempercayai kemampuan yag dimiliki individu terhadap suatu hal.

5)     Refferent Power (Kekuasaan rujukan)

Kekuasaan rujukan terjadi ketika individu tertarik pada ciri-ciri pribadi yang dimiliki orang lain, yang membuat orang kagum bahkan disa membuat seseorang berusaha untuk sama dengan orang yag dikagumiya.

 

This entry was posted in kekuasaan dalam kelompok. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s