Bahasan jurnal proses sistem pakar

 

Abstrak

The Instant Insight Inventory adalah sebuah instrumen tes kepribadian yang berisi pemahaman lengkap tentang preferensi psikologis manusia yang diharapkan dapat membantu manusia dalam upaya pemahaman dirinya. Dikenal juga sebagai rumusan praktis tes Myers–Briggs, karena setiap pertanyaan bersumber pada Myers Briggs Type Indicator.

Masalah yang muncul adalah semua tes itu masih dilakukan secara manual baik dalam tes ataupun dalam penganalisaan. Sistem pakar merupakan jawaban yang tepat untuk permasalahan di atas karena sistem pakar adalah suatu sistem yang dirancang untuk dapat menirukan keahlian seorang pakar atau ahli dalam menjawab pertanyaan dan memecahkan suatu masalah. Pemecahan masalah diberikan pada pemakai melalui dialog dengan mereka sehingga membantu seseorang yang bukan pakar/ahli dalam menjawab pertanyaan, menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan yang biasanya dilakukan oleh seorang pakar.

Mekanisme inferensi yang digunakan dalam representasi pengetahuan adalah pohon pelacakan yang merupakan bagian dari jaringan semantik dan kaidah produksi bentuk IF–THEN. Penggunaan skema ini karena sesuai dengan jenis pertanyaan dan cara penyelesaian masalah dalam skripsi ini. Operasi pelacakan dan pencocokan pola atau sering juga disebut sebagai penafsir kaidah atau kaidah interpreter yang yang digunakan dalam skripsi ini adalah Forward Chaining karena persoalan berawal dari fakta-fakta dasar tipe kerpibadian dengan metoda pelacakan Depth-first Search karena sesuai dengan jenis pertanyaan yang dipakai yaitu pertanyaan yang cukup dijawab ya atau tidak. Hasil perancangan akan dibuat dengan menggunakan Bahasa Pemrograman Delphi 4.0, karena dapat membuat program aplikasi yang sesuai dengan tampilan yang user friendly.

 

 

SISTEM PAKAR

Sistem pakar adalah suatu sistem yang dirancang untuk dapat menirukan keahlian seorang pakar atau ahli dalam menjawab pertanyaan dan memecahkan suatu masalah. Tujuan utama system  pakar adalah untuk memasyarakatkan atau memindahkan secara efektif pengetahuan dan pengalaman para pakar kepada mereka yang bukan pakar. Pemecahan masalah diberikan pada pemakai melalui dialog dengan mereka. Sistem pakar membantu seseorang yang bukan pakar/ahli dalam menjawab pertanyaan, menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan yang biasanya dilakukan oleh seorang pakar.

 

KOMPONEN-KOMPONEN SISTEM PAKAR

Sistem pakar terdiri dari tiga komponen pendukung, yaitu, Pangkalan Pengetahuan (Knowledge Base) yang berisi fakta-fakta, ide, interaksi suatu domain tertentu, Motor Inferensi (Inference Engine) yang bertugas menganalisa pengetahuan dan menarik kesimpulan berdasarkan  pangkalan pengetahuan dan Anatarmuka Pemakai (User Interface) yang berfungsi sebagai media yang melakukan komunikasi dengan pemakai.

 

REPRESENTASI PENGETAHUAN

Pendekatan penyelesaian masalah dalam sistem pakar terdapat banyak metoda yang berbeda untuk merepresentasikan pengetahuan. Diantaranya terdapat beberapa metoda yang terbagi menjadi dua macam, pertama representasi pengetahuan yang bersifat deklaratif, seperti: logika, jaringan semantik, predikat kalkulus, list, frame, script dan kedua representasi pengetahuan yang bersifat prosedural, seperti: prosedur atau subroutine dan kaidah produksi. Sampai saat ini metoda paling banyak dipakai dalam pembuatan sistem pakar adalah jaringan semantik dan kaidah produksi. Representasi pengetahuan yang digunakan dalam skripsi ini adalah metoda pohon pelacakan yang merupakan salah satu bagian dari metoda jaringan semantik dan metoda yang paling banyak dipakai adalah pohon pelacakan . Setiap pertanyaan yang diberikan dalam system pakar analisa kepribadian manusia bersumber dari Psikotes The Instant Insight Inventory.

 

MEKANISME INFERENSI

Mekanisme inferensi adalah rangkaian prosedur yang digunakan untuk menguji pangkalan pengetahuan dengan cara yang sistematik pada saat menjawab pertanyaan, persoalan atau membuat keputusan dalam satu domain yang telah ditentukan.

Skema yang digunakan dalam mekanisme ini adalah skema deklaraif yaitu dengan menggunakan pohon pelacakan yang merupakan bagian dari jaringan semantik dan skema prosedural dengan menggunakan kaidah produksi bentuk IF–THEN. Penggunaan skema ini karena sesuai dengan jenis pertanyaan dan cara penyelesaian masalah dalam skripsi ini.

Dalam merepresentasikan pengetahuan akan digunakan metoda kaidah produksi karena metoda ini lebih praktis untuk penyelesaian masalah yang muncul dalam pembuatan sistem pakar. Kaidah produksi yang digunakan adalah kaidah IF – THEN dengan bentuk premis – konklusi.

Kaidah produksi dalam sistem pakar untuk menganalisa kepribadian manusia dijelaskan beberapa diantaranya sebagai berikut : Contoh rule ketika pemakai menjawab Ya dari pertanyaan pertama

 

if Soal.Caption= R01

and Ya.Enabled= False

then Soal.Caption:= R02 Tipe1.Caption:= ‘E’; Ya.Enabled:= True; Contoh rule ketika sistem memproses hasil akhir tes

if Tipe.Caption= ‘ESTJ’

then Judul.Caption:= ‘Ekstrover- Sensation-Thinking-Judgment’;

if Judul.Caption= ‘Ekstrover- Sensation-Thinking-Judgment’

then Tema.Caption:= ‘Predikat -> Sang Penjaga’; Deskripsi.Lines.LoadFromFile(‘Tipe01.Rtf’);

 

METODA PELACAKAN

Operasi pelacakan dan pencocokan pola atau sering juga disebut sebagai penafsir kaidah atau kaidah interpreter memiliki dua macam pendekatan, yaitu Backward Chaining yaitu kaidah pelacakan dengan proses dari kesimpulan menuju sekumpulan data. dan Forward Chaining yaitu kaidah pelacakan dengan proses dari sekumpulan data menuju kesimpulan.

Dalam penelitian ini digunakan pendekatan dengan menggunakan Forward Chaining yaitu karena persoalan berawal dari fakta-fakta dasar tipe kerpibadian. Metoda pelacakan dalam sistem pakar ada tiga macam yaitu Bread-first Search yaitu pelacakan dengan arah pelacakan pertama melebar menguji semua simpul yang setingkat, Depth- first Search yaitu pelacakan dengan arah pelacakan  pertama ke bawah menguji satu simpul sampai tingkat terbawah dan Best Search yaitu gabungan dari kedua pelacakan di atas. Sistem pakar yang dirancang akan menggunakan Depth-first Search karena sesuai dengan jenis pertanyaan yang dipakai yaitu pertanyaan yang cukup dijawab ya atau tidak.

 

PERANCANGAN ANTARMUKA

Perancangan antarmuka merupakan tahapan untuk memenuhi kebutuhan user dalam menggunakan sistem pakar. Perancangan ini dapat berupa penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa sistem pakar yang akan dibuat. Haisl perancangan akan dibuat dengan menggunakan Bahasa Pemrograman Delphi 4.0.

 

BAHASA PEMROGRAMAN DELPHI 4.0

Borland Delphi adalah bahasa pemrograman yang berkerja dalam lingkup Microsoft Windows  dan dapat memanfaatkan kemampuan Microsoft Windows secara optimal. Keuntungan dari Borland Delphi adalah dapat dipakai untuk merancang program aplikasi dengan tampilan user friendly serta tampilan program seperti aplikasi lainnya yang berbasis Microsoft Windows.

Kemampuan Borland Delphi secara umum banyak menyediakan komponen-komponen yang memungkinkan pembuat program dapat membuat program aplikasi yang sesuai dengan tampilan dan cara kerja Microsoft Windows, dan diperkuat dengan bahasa pemrograman terstruktur yaitu Object Turbo Pascal.

 

DAFTAR PUSTAKA:

 

Suwandy, A.S,  Putra, Y.H, Novianingsih, K. (2004). Jurnal “SISTEM PAKAR ANALISA KEPRIBADIAN MANUSIA BERDASARKAN TEORI JUNG DAN MYERS-BRIGGS TYPES INDICATOR”. Bandung: UKI

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s